Tuesday, March 16, 2010

THE SHORTEST AND TALLEST ......



PINGPING THE SHORTEST MAN IN THE WORLD
HEIGHT: 2' 5.37"
BORN: IN CHINA IN HUADE COUNTY
DIED: 13 MARCH 2010 IN A HOSPITAL IN ROME WITH CHEST PAIN AT THE AGE OF 22 YEARS








2007 RECORDED IN THE GUINNESS WORLD OF RECORDS
'SHORTEST MAN IN THE WORLD'









PINGPING STANDING NEXT TO WORLD'S TALLEST MAN
NAME: SULTAN KOSEN
HEIGHT: 8' 1"


NOW YOU KNOW THE 'SHORTEST AND TALLEST MEN IN THE WORLD'

WHO WILL REPLACE PINGPING'S WORLD RECORD????

DETERMINATION CAN OVERCOME INSURMOUNTABLE BARRIERS


When someone is possessed of great determination, he can, by the will of Allah, climb to great heights of virtue.
Among the characteritics of a Muslim is that he not only has high and noble aims, but also has strong determination, because determination is the fuel that propels one to higher virtues.
And determination - by the will of Allah - will bring great good to you. People will see you as one who is learning, doing good deeds, working for higher aims - or basically, one who is achieving.
Do not, however, fall into the error of confusing determination with arrogance. Between the two lies a distance as great as that between the sky and earth. When one has strong determination, one rues every missed opportunity, and therefore he is one who is constantly goading himself on to reach his goal.
Strong determination is a characteristic of those that are righteous, just, and sincere, while arrogance is a sickness that is predominant among tyrants and wretched people.
Determination carries one upwards, while arrogance makes one fall, dragging its victim down to the depths of ignominy. O'students of knowledge, remain steadfast and resolute in the path that you are upon, and do not falter.

HAPPINESS ....





Happiness is a Divine gift that does not distinguish between the rich and the poor


It is not uncommon to see labourers who are so poor that whatever they earn on any given day is spent on that same day. Yet many of them are happy, peaceful, with strong hearts and tranquil souls. This is because they are too busy to think about yesterday or tomorrow. Their life-style has given them an appreciation of today since they have not been afforded the opportunity of thinking about anything else.


Compare these to those who live in mansions. Inactivity and free time have afforded them with plentiful time to think about their problems and their lack of purpose in life. Thus misery and worry afflict many of them day and night.




Monday, March 15, 2010

D U I T.... TOWARDS HEAVEN'S DOORS......

TO ALL MUSLIM BROTHERS AND SISTERS

D - DOA
U - USAHA
I - IQHTIAR
T - TAWAKKAL


YANG MENYELAMATKAN DARI SIKSA KUBUR


Ada sebuah Hadis yang membicarakan tentang penyelamatan dari siksa kubur iaitu Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Madini. Daripada Abdul Rahman bin Samurah, katanya: Telah datang Rasulullah s.a.w. kepada kita sedang kita berada di Shuffah dekat dengan kota Madinah, lalu berbicara kepada kita, katanya:
Sesungguhnya aku telah bermimpi ajaib malam kelmarin. Aku telah melihat seorang dari umatku telah didatangi oleh Malakul-maut untuk mengambil nyawanya, maka menjelmalah ketaatannya kepada kedua ibu bapanya, lalu menghalang Malaikat-maut itu daripadanya.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan, maka menjelmalah zikrullah, lalu mengusir syaitan-syaitan itu daripadanya.
Aku melihat juga seorang dari umatku telah diseret oleh Malaikat-azab, maka segara menjelang sembahyangnya serta melepaskannya dari tangan mereka.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang ditimpa dahaga yang berat, setiap ia mendatangi sesuatu perigi, dihalang untuk meminum daripadanya, maka segera menjelang puasanya serta memberinya minum hingga ia merasa puas.
Aku melihat juga seorang dari umatku yang mengunjungi kumpulan para Nabi, yang ketika itu sedang duduk berkumpul-kumpul, setiap ia mendekati mereka, ia diusir dari situ, maka menjelmalah mandi junub-nya sambil memimpinnya ke kumpulanku seraya menunjuknya supaya duduk di sisiku.
Aku melihat juga seorang dari umatku dikabusi oleh suasana gelap-gulita, di hadapannya gelap, di kanannya gelap, di kirinya gelap, di atas kepalanya gelap, di bawahnya juga gelap, sedang ia dalam keadaan bingung, maka menjelmalah haji dan umrahnya, lalu mengeluarkannya dari suasana gelap-gulita itu dan memasukkannya ke dalam suasana terang benderang.
Aku melihat juga seorang dari umatku berbicara kepada kaum Mu'minin, akan tetapi tidak seorang pun dari mereka yang mahu membalas bicaranya, maka menjelmalah silatur-rahimnya seraya menyeru orang-orang itu, katanya: Wahai kaum Mu'minin, sesungguhnya orang ini sangat suka membantu kaum kerabatnya, maka sambutlah bicaranya, lalu mereka pun berbicara dengannya, mereka lalu bersalaman dengannya.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang menepis-nepis bahang api dan percikannya dari mukanya, maka segera menjelmalah sedekahnya lalu menabiri muka dan kepalanya dari bahaya api itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang diseret oleh Malaikat Zabaniah ke merata tempat, maka menjelmalah Amar Ma'ruf dan Nabi Munkarnya seraya menyelamatkannya dari cengkaman mereka serta menyerahkannya pula kepada Malaikat-rahmat.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang merangkak-rangkak, antaranya dengan Tuhan dipasang hijab (tabir), maka menjelmalah budipekertinya seraya memimpinnya sehingga dibuka hijab tadi dan masuklah ia ke hadhrat Allah Ta'ala.
Aku melihat juga seorang dari umatku terheret ke sebelah kiri oleh buku catitannya, maka menjelmalah perasaan takutnya kepada Allah lalu menukarkan tujuan buku catitan itu ke arah kanan.
Aku melihat juga seorang dari umatku terangkat timbangannya, maka menjelmalah anak-anaknya yang mati kecil, lalu menekan timbangan itu sehingga menjadi berat pula.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang berdiri di pinggir Jahannam, maka menjelmalah perasaan gerunnya terhadap siksa Allah Ta'ala lalu membawanya jauh dari tempat itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku terjerumus ke dalam api neraka, maka menjelmalah airmatanya yang mengalir karena takut kepada Allah Ta'ala, lalu menyelamatkannya dari api neraka itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang meniti di aras Shirat (titian) manakala seluruh tubuhnya bergoncang, seperti bergoncangnya deduan yang ditiup angin, maka menjelmalah baik sangkanya terhadap Allah Ta'ala, lalu menenteramkan kegoncangannya itu dan mudahlah ia meniti hingga ke hujung titian itu.
Aku melihat juga seorang dari umatku sedang meniti di atas Shirat, kadangkala ia merangkak dan kadangkala ia meniarap, maka menjelmalah selawatnya ke atas diriku, lalu ia pun memimpin tangannya dan mengajaknya berdiri dan meniti hingga ke penhujung titian itu.
Aku melihat seorang dari umatku sudah hampir tiba di pintu syurga, dan dengan sekonyong-konyong pintu-pintunya ditutup, maka menjelmalah penyaksiannya bahawa tiada Tuhan melainkan Allah, lalu membukakan pintu-pintu syurga itu untuknya, sehingga ia boleh memasukinya.
Hadis ini adalah di antara Hadis-hadis yang cukup bagus sekali.

Saturday, March 13, 2010

Monday, March 8, 2010

DEFT HANDS... SEVEN COLOUR ROSE

REPEL BOREDOM WITH WORK





When you find yourself to be idle, prepare for depression and despair, because idleness allows your mind to wander in the past, the present, and the future, with all of their difficulties.





Being inactive means being negligent of one's duties. Idleness is an expert thief and your mind is its victim.




Destroy boredom by working. When you apply this simple precept alone, you will have travelled at least fifty percent of the way towards happiness.





THE BLESSING OF KNOWLEDGE


Knowledge is a light that leads to wisdom. It is life for one's soul and fuel for one's character.




Happiness and high-spiritedness come with enlightenment, because through knowledge, one may fulfull his goals and discover what was previously hidden from him. The soul, by its very nature, longs for the acquisition of new knowledge to stimulate it and the mind.




Ignorance is boredom and grief, because the ignorant person leads a life that never offers anything new or mind provoking. Yesterday is like today, which in turn is like tomorrow.



If you desire happiness, then seek out knowledge and enlightenment, and you will find that anxiety, depression, and grief will leave you.





Saturday, March 6, 2010

SURFING THROUGH THE WEB....

SWEET MEMORIES OF SCHOOL DAYS - OUR ART TEACHER INSTRUCTED US TO CUT OUT PAINTINGS FROM MAGAZINES AND PASTE THEM IN OUR "ART SCRAP BOOK". I MANAGED TO FIND PAINTINGS FROM VINCENT VAN GOGH AND ONE OF THEM WAS HIS INFAMOUS "SUNFLOWER."
BELOW ARE HIS PAINTINGS EXHIBITED RECENTLY AT THE LONDON ROYAL ACADEMY



"THE REAL VAN GOGH" (DUTCH)




VINCENT VAN GOGH WOULD OFTEN DRAW AN IMAGE IN PEN AND INK AS IN "POLLARD WILLOW"

In Art Class, we learnt to draw with a fine brush dipped in Indian Ink, for fine outlines, then with different sizes of brushes we painted with the ink for dark shades, as for lighter shades we added water to the ink. Then with several sizes of brushes we "painted over" with water colour to get the above effect and we called it "in monotone"




"STILL LIFE - A PLATE OF ONIONS"


Still Life is one of my favourites - with crayons, pencil shadings, (HB1, HB2, HB3, HB4 Stadtler pencils) water and poster colours also can do!

Tuesday, February 23, 2010

TODAY IS ALL THAT YOU HAVE


When you wake up in the morning, do not expect to see the evening - live as though today is all that you have. Yesterday has passed with its good and evil, while tomorrow has not yet arrived. Your life's span is but one day, as if you were born in it and will die at the end of it. With this attitude, you will not be caught between an obsession over the past, with all its anxieties, and the hope of the future, with all its uncertainty. Live for today: During this day you should pray with a wakeful heart. In this day you should be balanced in your affairs, satisfied with your allotted portion, concerned with your appearance and health.
Organize the hours of this day, so that you make years out of minutes and months out of seconds. Seek forgiveness from your Lord, remember Him, prepare for the final parting from this world, and live today happily and at peace. Be content with your sustenance, your wife, your children, your work, your house and your station in life.
Live today free from sorrow, bother, anger, jealousy, and malice.
You must engrave onto your heart one phrase: Today is my only day. If you have eaten warm, fresh bread today, then what do yesterday's dry, rotten bread and tomorrow's anticipated bread matter?
If you are truthful with yourself and have a firm, solid resolve, you will undoubtedly convince yourself of the following: Today is my last day to live. When you achieve this attitude, you will profit from every moment of your day, by developing your personality, expanding your abilities, and purifying your deed. Then you say to yourself:
Today I shall be refined in my speech and will utter neither evil speech nor obscenity. Also, I shall not backbite.
Today I shall organize my house, my office. They will not be disorderly and chaotic, but organized and neat.
Today I will be particular about my bodily cleanliness and appearance. I will be meticulous in my neatness and balance in my walk, talk, and actions.
Today I will strive to be obedient to my Lord, pray in the best manner possible, do more voluntary acts of righteousness, and read beneficial books. I will plant goodness into my heart and extract from it the roots of evil - such as pride, jealousy, and hypocrisy.
Today I will try to help others - to visit the sick, to attend a funeral, to guide the one who is lost, and to feed the hungry. I will stand side by side with the oppressed and the weak. I will pay respect to the scholar, be merciful to the young, and reverent to the old.
O'past that has departed and is gone, I will not cry over you. You will not see me remembering you, not even for a moment, because you have travelled away from me never to return.
O'future, you are in the realm, of the unseen, so I will not be obsessed by your dreams. I will not be preoccupied about what is to come because tomorrow is nothing and has not yet been created.
"Today is my only day" is one of the most important statements in the dictionary of happiness, for those who desire to live life in its fullest splendour and brilliance.

DEPRESSION LEADS TO MISERY


Depression is a sickness that has quietly wreaked havoc on humankind. It does not distinguish between people from the west or east, or between the rich and poor. It is a malady that attacks all kinds of people... and may in certain cases lead to suicide.
Depression does not recognise or stand in awe of wealth, mobility, or power. However, it does stay aloof from the believer. Some statistics, indicate that 200 million people are now suffering from depression.
The findings of a recent study showed that at least one out of every ten people has at one time or another suffered from this dangerous sickness. The danger is not restricted to adults; even the young are now susceptible to depression. Even the fetus in the womb is at risk, for a depressed mother can turn to abortion as a means of escaping from her problems.

THE RIGHTS OF BROTHERHOOD



Upon meeting your Muslim brother, call him by a name he loves and greet him with a smiling face.
"To smile at your brother is charity."
Encourage him to speak with you, or in other words, give him an opportunity to talk to you about himself and about his life. Ask him about his affairs, but only about those things that won't cause him embarrassment.
"Whoever is unconcerned with the affairs of the Muslims, is not from them."
Do not blame or remind him of his past errors, and don't cause him discomfort by making fun of him.
"Do not dispute with your brother, don't make fun of him, and don't make an appointment with him and then not show up."

Monday, February 22, 2010

TAKE A BREAK - WILL BE BACK SOON!




"AND IF YOU SMILE IN THE FACE OF YOUR BROTHER, THEN THAT IS A FORM OF CHARITY"







BRIGHTEN UP YOUR DAY AND... SMILE










Saturday, February 20, 2010

BEBERAPA GAMBARAN HIBURAN YANG DIBOLEHKAN




Di antara hiburan yang dibolehkan ialah antara suami dan isteri, seperti ketawa dan bergurau, baik berupa perkataan mahupun perbuatan atau yang lainnya.
Di antara hiburan yang mubah (harus) ialah nyayian yang dialunkan wanita untuk wanita, terlepas dari kata kata yang hina dan makna yang tidak senonoh, sehingga wanita muslimah tidak keluar dari kewibawaannya. Dan janganlah nyayian ini diiringi dengan alat-alat muzik kecuali rebana. Pada ketika yang sama penyelenggaraan nyayian itu setelah tugas-tugas pokok mereka sudah selesai, termasuk dalam melaksanakan hak-hak Allah.

MATA YANG TIDAK DISENTUH NERAKA




Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Ada dua pasang mata yang tidak akan disentuh oleh neraka selama-lamanya:

Mata yang menangis kerana takut kepada Allah dan mata yang tidak tidur kerana berjaga di jalan Allah"

Mata yang tidak disentuh neraka adalah mata yang menangis kerana takut kepada Allah. Mata yang menangis adalah pertanda orang yang punya mata sudah mendapat hidayah dari Allah. Hatinya lembut dan penuh dengan keinsafan. Walaupun dia orang yang mengerjakan perintah dan menjauhi larangan Allah, tetapi dia merasa takut ada dosanya yang menyebabkan Allah murka kepadanya. Sebab itu dia sangat takut kepada Allah dan takut kepada siksa-Nya, sama ada di alam kubur atau di akhirat kelak.

Bahkan tangisan itu terkadang timbul bukan kerana takut, tetapi kerana perasaan syukur atau kerana rindu kepada Allah. Rasulullah s.aw. apabila solat malam selalu menangis sehingga basah sajadahnya. Padahal beliau sendiri tahu bahawa dosanya tidak ada dan kalau ada kesilapannya telah dimaafkan Allah. Tangisan seperti ini menandakan terbuka mata hati dan dekatnya kepada Allah. Dan tangisan seperti ini adalah tangisan yang membawa kepuasan hati.





LIDAH ADALAH BENDA YANG KECIL BENTUKNYA TETAPI BESAR BAHAYANYA.


Lidah dapat meninggikan darjat seseorang dan membawanya ke syurga dan lidah juga dapat menjerumuskan seseorang ke jurang neraka Jahanam. Oleh itu berhati-hatilah terhadap lidah.


Pepatah Arab mengatakan yang mafhumnya:
"Timbanglah dahulu kalimat-kalimat itu sebelum engkau menuturkannya. Kalau berat menimbangnya dan takut banyak salah serta menyinggung perasaan orang lain, lebih baik diam sahaja"

Thursday, February 18, 2010

MUKJIZATNYA AZAN





PESANAN SEMASA MENDENGAR AZAN...


Kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang tidak kita ketahui. Cuba kita amati. Mengapa kebanyakkan orang yang nazak hampir ajal tidak dapat berkata apa-apa.. lidah nya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'.


Diriwayatkan sebuah hadis yang bermaksud: "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghapirinya." Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri, jangan berkata apa-apa pun semasa azan berkumandang.


Sebagai orang beragama Islam, kita wajib menghormati azan. Banyak fadhilatnya. Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas sesiapa yang berkata-kata ketika azan, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak.


Kita takut dengan kelunya lidah kita semasa ajal hampir tiba maka kita tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah..." Yang mana sesiapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dengan izinNya menjanjikan syurga untuk mereka.


Dari itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu semasa nyawa kita sedang dicabut. "Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Lailahaillallah...." semasa sakaratul maut menghampiri kami.

Amin...amin...amin Yarobbal a'lamin...."

WASIAT NABI MUHAMMAD S.A.W. kepada SAIDINA ALI R.A.:


Wahai Ali, bagi orang 'ALIM itu ada 3 tanda-tanda nya:


1. Jujur dalam bekata-kata

2. Menjauhi segala yang haram

3. Merendahkan diri


Wahai Ali, bagi orang yang JUJUR itu ada 3 tanda-tanda nya:


1. Merahsiakan ibadahnya

2. Merahsiakan sedekahnya

3. Merahsiakan ujian yang menimpanya


Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda-tanda nya:


1. Mengawasi dirinya

2. Menghisab dirinya

3. Memperbanyakkan ibadah kepada Allah s.w.t.


Wang RM50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid:


tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. 45 minit terasa terlalu

lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk

pertandingan

bola sepak. Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak ramai

yang

berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.





Tuesday, February 16, 2010

PICTURESQUE!

TAKING A BREAK....





SUNFLOWER.... GOOD MORNING....IT MAKES SUCH A LOVELY DAY....





PAINTINGS BY A 7 YEAR OLD 'PICASSO' - KIERON WILLIAMSON




Align Center

BOAT AT HALF WAY HOUSE - BY KIERON WILLIAMSON




FIGURES AT HOLKHAM - BY KIERON WILLIAMSON






THE INTERIOR OF AIRBUS 340-600





WAVES OF HAWAII CAPTURED BY PHOTOGRAPHER CLARK LITTLE








FOUR THINGS.........

PLATO SAID: "Five things weaken the body, and at times can even prove to be fatal: to be poor, to part with loved ones, to drink sour things, to refuse advice, and to not only be ignorant, but to also laugh at the wise."

Four things weaken the body: talking too much, sleeping too much, eating too much, and engaging in sexual intercourse too frequently. Talking too much weakens the strength and sharpness of the mind and makes one age faster. Sleeping too much blinds the heart, making one lazy and callous. Having intercourse too often weakens one's strength and has harmful effects upon the body in general.



Four things destroy the body: anxiety, grief, hunger, and sleeplessness.





Four things bring serenity to the heart: to look at greenery, to look at flowing water, to see a loved one, and to gaze at fruits upon the trees.




Four things weaken one's eyesight: walking barefoot, having a frown on one's face early in the morning and before going to sleep, crying frequently, and reading words in small print.



Four things strengthen the body: wearing soft clothing, taking a shower using water of a moderate temperature, eating sweet and rich foods, and smelling pleasant odors.



Four things that take the mirth and freshness out of one's face: lying, insolence, asking too many questions imprudently, and perpetrating evil deeds frequently.




Four things bring light and mirth to one's face: a sense of honour, fulfilling one commitments, generosity, and piety.




Four things make others abhor and loathe you: arrogance, jealousy, lying, and spreading false rumours about others.




Four things make sustenance come to you freely: standing up at night to pray, making repentance late in the night, giving charity habitually, and remembering Allah in the first and last part of the day.



Four things prevent sustenance from coming to you: sleeping in the morning, not praying frequently, laziness and treachery.






Monday, February 15, 2010

DUDUK DIRUMAH SUPAYA ORANG TIDAK TERGANGGU

Apakah engkau ingin mengetahui cara yang terbaik untuk sampai kepada Allah?


Inilah dalilnya:


Abu Sa'id Al-Khudri r.a. menuturkan bahawa ada seorang Arab Baduwi datang kepada Nabi s.a.w. seraya berkata: "Ya Rasulullah, siapakah manusia yang terbaik?" Sabda beliau: "Manusia yang terbaik adalah seseorang yang berjuang dengan dirinya dan hartanya dan seseorang yang berada di salah satu pelosok bumi, dia hanya sibuk menyembah Tuhannya dan menjuahkan manusia dari kejahatan dirinya."
Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahawa Nabi s.a.w. bersabda: "Mahukah kamu aku beri tahu manusia yang terbaik? Manusia terbaik adalah seeorang yang sentiasa mengendalikan kudanya untuk berjuang di jalan Allah. Tahukah kamu siapakah selanjutnya? Iaitu orang yang mengasingkan diri di suatu tempat dan dia selalu menunaikan hak-hak Allah. Tahukah kamu siapakah orang yang paling jahat? Iaitu orang yang diminta kepadanya (sesuatu) atas nama Allah, tetapi dia tidak mahu menolong orang yang meminta itu."
Jika engkau tidak dapat melakukan kebajikan apa pun, maka jagalah dirimu dari perbuatan yang buruk kerana perbuatan itu merupakan sedekah bagi dirimu dan bagi orang lain dari dirimu. Jika ada orang yang meminta atas nama Allah, maka berikanlah.
Orang yang meminta atas nama Allah misalnya ada orang peminta sedekah yang berkata: "Berilah saya sedekah, saya minta kepada tuan atas nama Allah." Jika ada orang yang meminta seperti itu hendaklah ditolong.
Dan orang yang meminta sedekah pun tidak boleh sembarangan menggunakan kata-kata seperti itu. Sepatutnya kata-kata seperti itu digunakan kalau sudah terdesak, misalnya sudah gementar kerana terlalu lapar.
Fadholah bin Ubaid r.a. mengatakan bahawa Nabi s.a.w. bersabda:
Tahukah kamu siapa sebenarnya orang yang dikatakan mukmin itu? Orang mukmin adalah orang yang terpelihara harta dan diri orang lain dari kejahatannya. Orang muslim adalah orang yang terpelihara orang lain dari kejahatan lisan dan tangannya. Seorang pejuang adalah orang yang menekan dirinya untuk berbakti kepada Allah. Orang yang berhijrah adalah seorang yang menjauhkan dirinya dari kesalahan dan segala perbuatan dosa.
Jika engkau tidak dapat berbuat kebajikan apa pun untuk orang lain, maka duduklah di rumah, agar engkau tidak sampai menyakiti orang lain sehingga engkau menyesal kerananya.
DIJAMIN MASUK SYURGA
Muaz bin Jabal r.a. mengatakan bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda:
Ada lima perkara jika dilakukan salah satunya, maka Allah akan memberinya jaminan. Seseorang yang mengunjungi orang sakit, seseorang yang berjuang di jalan Allah, seseorang yang mendatangi pemimpinnya untuk menasihati dan membimbingnya dan seorang yang duduk di rumahnya, agar orang lain tidak terganggu olehnya dan dia pun tidak terganggu oleh orang lain.
Berdasarkan hadis-hadis di atas, duduk di rumah sahaja pun sangat besar pahalanya. Nilai atau pahalanya sama dengan mengunjungi orang sakit, keluar menuju perang sabilillah dan menasihati pemimpin. Namun pahala seperti itu tercapai kalau di rumah dia melaksanakan kewajipannya kepada Allah dan berdiam di rumah itu dia niatkan supaya tidak menyakiti atau menyusahkan orang lain. Apalagi kalau kita sedari bahawa kita adalah orang yang susah mengawal mulut dan agak nakal, lebih baiklah kita duduk di rumah supaya tidak mengganggu orang lain.